Pada kesempatan kali ini, saya akan membagikan tips bagaimana cara menyikat gigi yang baik. Jika tidak dibersihkan dari plak gigi secara rutin, baik gigi dan gusi kita dapat mengalami kerusakan. Oleh karena itu, menjaga kebersihan gigi dan mulut melalui tindakan sikat gigi merupakan langkah yang paling utama dalam pencegahan terhadap penyakit gigi dan gusi. Terdapat berbagai metode menyikat gigi, terdapat pula beberapa kesalahan dalam menyikat gigi yang biasanya kita lakukan tanpa disadari. Mari kita pelajari bersama!
Cara berikut adalah cara menyikat gigi yang saya biasanya pakai, believe me kekeke. Ketika membersihkan bagian luar gigi, posisikan bulu sikat membentuk sudut 45 derajat dari dimana gusi dan permukaan gigi bertemu, karena di lokasi ini biasanya terjadi tumpukan plak gigi. Setelah itu gerakan sikat gigi melingkar secara perlahan dengan tekanan ringan. Jika permukaan luar gigi sudah dibersihkan, lakukan gerakan yang sama pada permukaan dalam gigi belakang anda. Ingat hanya berikan tekanan yang ringan, jangan sampai menekan terlalu kuat hingga terasa tidak nyaman pada gusi.
Untuk membersihkan bagian dalam gigi depan, pegang sikat gigi anda secara vertikal. Lalu gerakan sikat gigi anda maju-mundur, pastikan daerah sekitar gusi bersih. Selanjutnya kita akan membersihkan permukaan gigit, kita lakukan dengan gerakan maju-mundur yang pendek dan ringan. Anda dapat menyikat gigi sambil melihat cermin untuk melihat apakah sudah cukup bersih. Kemudian berkumurlah secukupnya. Tidak perlu berkumur berulang kali, karena kandungan fluoride dalam pasta gigi yang tertinggal di permukaan gigi berfungsi baik untuk melindungi gigi kita (gunakan pasta gigi yang mengandung fluoride!).

Gerakan menyikat gigi yang tidak direkomendasikan adalah gerakan horizontal. Dengan gerakan ini, plak pada daerah gusi akan tetap tertinggal dan dapat pula menyebabkan resesi gingiva.

Penggunaan sikat gigi dengan kepala sikat yang kecil lebih direkomendasikan karena dapat menjangkau daerah-daerah yang sulit. Lakukan sikat gigi secara teratur 2 kali dalam sehari pada pagi dan malam hari sebelum tidur. Menyikat gigi pada malam hari baik dilakukan sebelum tidur dan pastikan kita tidak mengkonsumsi makanan setelahnya. Hal ini dikarenakan pada saat kita tidur, mulut kita akan mudah kering sebab produksi air liur di mulut kita menurun saat tidur. Jika kita meninggalkan makanan saat tidur, makanan tersebut akan dirubah menjadi asam oleh bakteri. Dalam kondisi mulut kering, asam akan bertahan lama (oleh karena tidak ada fungsi buffering air liur) dan struktur gigi akan cepat rusak dan dapat berujung menjadi gigi berlubang. Dengan melakukan sikat gigi teratur, kita dapat menghidari permasalahan gigi yang serius. Sikat gigi pada umumnya hanya akan memakan waktu 2 menit, jadi jangan dilewatkan ya.